18.08
0
Mahasiswa merupakan generasi muda yang nantinya akan menjadi Wajib Pajak yang potensial, oleh karena itu sejak dini harus diperkenalkan pada dunia perpajakan. Nah, pada Kamis (25/9/2014), bertempat di Cafe Tea Addict, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan mengundang sekitar 65 mahasiswa dari 8 Tax Center di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Selatan untuk mengikuti sosialisasi pentingnya pajak di kalangan anak muda.

Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang P2Humas Jakarta Selatan, Endaryono. Pada kesempatan ini Endar menyampaikan saat ini kepatuhan Wajib Pajak semakain lama semakin menurun, untuk itu diharapkan peningkatan peran Tax Center dan mahasiswa dalam membantu Kanwil DJP Jakarta Selatan untuk mensosialisasikan soal pajak. ''Kita melakukan berbagai inovasi untuk sosialisasi pajak. Biar anak muda yang menyampaikan masalah pajak dengan bahasa mereka,'' ujarnya.

Disamping pembekalan masalah perpajakan juga diharapkan para mahasiswa yang tergabung dalam Tax Center Jakarta Selatan ini untuk membentuk komunitas di kampusnya dengan cara melakukan berbagai kegiatan perpajakan yang dikemas dengan gaya anak muda.

Sosialisasi soal pajak di kalangan anak muda memang tak mudah.  Dan inilah yang menjadi tantangan terbesar Tax Center.

Cynthia (20) salah satu mahasiswi Akuntansi di Perbanas Jakarta mengaku awalnya dia juga tak terlalu peduli soal perpajakan. Setelah dia mendengar pemaparan pentingnya pajak, khususnya di kalangan anak muda, Cynthia mengaku bersemangat untuk menceritakannya kepada teman-teman mahasiswanya di kampus.

Dengan kegiatan sosialisasi perpajakan yang dikemas dengan gaya anak muda, diharapkan sosialisasi pajak bisa gampang dicerna dan diserap oleh mahasiswa. Dan dengan pendekatan ini diharapkan pemahaman pajak di kalangan anak muda semakin meningkat.

Dengan terbentuknya komunitas pajak ini diharapkan d
apat menyumbangkan ide-ide, karya, sehingga dapat lebih menghidupkan kegiatan Tax Center.
Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar